Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Emil Dardak, The Santri, dan Upaya Menuju Hollywood

Thursday, July 18, 2019 | 15:04 WIB Last Updated 2019-07-18T08:04:20Z


HAJIMAKBUL.COM - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengikuti jejak pendahulunya, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. Emil yang juga dikenal sebagai musisi dan penyanyi ini mulai menerjuni bidang akting. Ya, Emil memulai debutnya menjadi aktor bermain dalam film karya sutradara Hollywood asal Blitar, Livi Zheng, berjudul "The Santri".   


Sebelumnya Gus Ipul juga sempat menunjukkan aktingnya di film layar lebar tahun 2007 silam. Suami Fatmawati Saifullah Yusuf tersebut pernah membintangi film kolosal berjudul "Laksamana Cheng Hoo" bersama mantan Menteri Sekretaris Negara RI, Yusril Ihza Mahendra, berperan sebagai Raja Majapahit, Wikrama Wardhana. Sedangkan Yusril sebagai Cheng Hoo. Saat itu syutingnya tidak hanya mengambil lokasi di Indonesia saja, namun di beberapa negara di Asia Tenggara.

Kini penggantinya, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, juga tampil sebagai pemain dalam film "The Santri". Suami Arumi Bachsin ini berperan sebagai ustadz dan guru silat dalam film tersebut.

Film "The Santri" merupakan produsi kerjasama PBNU dan sutradara Hollywood asal Indonesia, Livi Zheng. Pada film terbarunya, Livi membuat feature film yang membawa pesan toleransi. 

"Perbedaan itu indah. Livi Zheng's nex feature film #thesantri," kata Livi sambil mengirimkan sejumlah foto dan video hasil syutingnya ke redaksi.

Dalam film garapan Livi ini, Emil Dardak beradu akting dengan Guz Azmi, Veve Zulfikar, dan Wirda Masur. Rencananya film tersebut akan rilis pada 22 Oktober 2019 yang bertepatan dengan Hari Santri Nasional. 

Aktivitas syuting yang dilakukan Emil pun dapat terlihat di akun Instagram pribadinya. Saat syuting pada Sabtu (13/7/2019) lalu misalnya, dia menjalani pengambilan gambar di Desa Gandusari, Kabupaten Blitar. 

Dia bersama para santri di Pondok Pesantren APIS Sanan Gondang, Gandusari, Kabupaten Blitar.
Syuting film ini juga dilakukan di Candi Sawentar. Kawasan sekitar candi itu pun dipadati oleh santri dan pendekar dari Pagar Nusa serta penjual makanan dan minuman yang berjualan di kiri-kanan jalan depan candi.

Livi bersama tim kameraman dari Los Angeles Amerika Serikat, serta Imam Pituduh selaku wasekjen PB NU, Abdul Aziz dan dibantu oleh belasan tokoh masyarakat setempat mengadakan syuting di Candi Sawentar berlokasi di Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar.

Di sela-sela proses syuting di pesantren Gandusari, Livi, Emil, Imam Pituduh dan Kiai Imam Suhrowardi sempat berbincang-bincang. Livi Zheng lalu menceritakan kenangan saat pertama bertemu dengan orang nomor dua di Jawa Timur tersebut.

Produser, sutradara, penulis cerita, dan aktris ini mengaku saat itu dia sempat bertemu dengan beberapa pejabat Jawa Timur. Ia mengaku sempat cuek ketika bertemu dengan Emil Dardak.

"Waktu itu saya di Lamongan, ketemu dengan Ibu Gubernur Khofifah juga. Pak Emil ini sempat saya cuekin. Saya kira dia anaknya Ibu Khofifah, gak tahunya Wakil Gubernur, masih muda banget sih, " kata Livi Zheng saat ngobrol santai di Pondok Pesantren APIS Sanan Gondang, Gandusari, Kabupaten Blitar. 

Livi mengangkat kehidupan santri pondok pesantren selain pesan toleransi dan keragaman budaya dan agama, juga karena ingin mengangkat budaya Jatim ke kancah internasional. Sebelumnya Livi sukses mengangkat pesona Bali.

Bahkan Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi film garapan Livi Zheng yang mengambil latar di Pulau Dewata berjudul Bali: Beats of Paradise yang mendulang sukses di Amerika Serikat (AS) tersebut.

"Bali: Beats of Paradise ini sukses besar mengangkat budaya Indonesia di AS secara menyeluruh. Apa yang dilakukan Livi dengan idealismenya sangat menginspirasi. Film memang media yang ideal untuk mempromosikan budaya dan alam Indonesia," kata Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Film karya Livi Zheng itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat internasional dan akan segera tayang di bioskop Tanah Air mulai 22 Agustus 2019. Menpar juga sangat mendukung promosi film ini. Tujuannya agar Indonesia semakin dikenal di seluruh dunia melalui keindahan alamnya, keunikan budayanya, dan keramahan masyarakatnya.

"Film ini sangat bagus dan layak digunakan sebagai bagian dari promosi Wonderful Indonesia," katanya.
Karena itu, “The Santri” dipastikan bisa sukses seperti film Bali: Beats of Paradise. Film “The Santri” mengambil lokasi syuting di Jawa Timur, antara lain di pondok pesantren, candi, hutan hingga pendopo kabupaten. Setelah menjalani syuting di Jawa Timur, proses syuting akan dilanjutkan ke Amerika Serikat, tempat Livi berkarier sebagai sineas Hollywood.

"Ya, untuk teaser film kita ambil gambar di Blitar. Tapi, untuk keseluruhan film kita gak cuma di sekitar Jawa Timur dan Indonesia. Kita juga akan ada beberapa take di Amerika Serikat," kata Livi.
Melalui Instagramnya, Emil Dardak mengaku bangga kepada Livi Zheng.

Secara tidak langsung, Livi melalui film “The Santri” sekaligus mendorong budaya dan pariwisata Jawa Timur. Dalam potret yang dibagikan Emil Dardak, dia tampak menikmati pedati sambil memamerkan senyumnya kepada pemirsa.

"Bersama sutradara @livizheng yang karyanya mendapat apresiasi di Amerika Serikat. Kami berada di tengah sawah di Blitar, di atas pedati. Sesuai arahan Bu Gubernur @khofifah.ip untuk menggali jalur kreatif dalam mendorong budaya dan pariwisata, semoga karya @livizheng akan mendorong apresiasi terhadap keindahan alam dan budaya Jawa Timur.  Pertanyaan saya untuk netizen, kenapa kira-kira pedati yang digerakkan dengan lembu, masih digunakan hari ini?" tulis Emil dalam keterangan di instagram tersebut.

Emil mengaku untuk pertama kali gugup saat berakting. Padahal dia dikenal sebagai sosok yang selalu percaya diri terhadap setiap langkah yang dilakukannya. Termasuk ketika maju ke dunia politik menjadi bupati Trenggalek dan wakil gubernur Jatim.

Hal ini tentu berkebalikan dengan sang istri yang justru meninggalkan dunia akting. Arumi Bachsin sekarang fokus mendampingi suaminya  menjabat Wakil Gubernur Jatim Periode 2019-2024.

Perempuan cantik yang pernah menjadi model dan pemain sinetron itu telah tinggal di Jawa Timur tepatnya Trenggalek selama 3 tahun lebih. Arumi Bachsin menemani suaminya yang bertugas sebagai Bupati Trenggalek dan kini menjadi wakil gubernur.

Saat itu begitu padatnya jadwal kegiatan mendampingi sang suami sebagai Bupati Trenggalek, apalagi sekarang Arumi juga menjabat Tim Penggerak PKK Jatim  membuatnya belum terpikir kembali berakting di film atau sinetron.

Kerinduannya berakting tidak lagi dipikirkan oleh Arumi Bachsin, meski sesekali melintas dalam angannya. "Kalau ditanya kangen akting, ya sudah pasti kangen banget. Tetapi sekarang akting bukan prioritas utama saya," ucap Arumi Bachsin.  (*)

×
Berita Terbaru Update