Catatan Utteng tentang Komunikasi dalam Dakwah*



Often time the problem in communicating one’s self is not in ”what (he/she says). But more into ”how” (he/she says it). Therefore the Quran emphasizes the importance of being ”wiser” in delivering the truth. Truth without ”wisdom” on its delivery may end up to a contra-productive response.....

And so learn to be wiser...but that needs maturity in our human character.

Means:

Seringkali permasalahan komunikasi bukan pada ”apa” yang disampaikan (substansi masalah). Tapi lebih kepada ”bagaimana” (cara) komunikasi itu sendiri. Karenanya Al-Quran menekankan sikap bijak dan mengkomunikasikan kebenaran. Kebenaran yang disampaikan tanpa hikmah akan menemukan respon yang yang tidak menguntungkan.

Maka belajarlah lebih bijak....dan itu memerlukan kedewasaan dalam bersikap.

NYC, 19 Juni 2019 

* Putra Kajang di kampung Donald 

Foto: Foto ini menjadi saksi sejarah perjalanan dakwah kami di Amerika. Pembelian lahan seluas 7.4 hektar beserta beberapa gedung untuk dijadikan pondok pesantren pertama di bumi Amerika. Mohon doa dukungan dari semuanya semoga mimpi mulia ini terwujud dengan kuasa Allah SWT.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Catatan Utteng tentang Komunikasi dalam Dakwah* "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel