Madinah Penuh Jamaah Gelombang II, Masih Banyak Yang Kesasar

Foto:charismainsani.id

HAJIMAKBUL.COM - Kota Madinah Arab Saudi kembali disesaki jamaah haji. Para jamaah haji Indonesia juga sudah banyak yang tiba di kota Madinah. Jumlahnya mencapai 43.376 dari total 120 ribu jamaah. "Jumlah itu terbagi dalam 107 kloter," kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, Akhmad Jauhari, Rabu 28 Agustus 2019.

Jamaah yang datang paling akhir ke Madinah pada Selasa, 27 Agustus 2019, sebanyak 20 kloter. Ada 300 kloter gelombang II menuju Kota Nabi. Pantauan di kota ini, Masjid Nabawi kembali padat dengan jamaah Indonesia. Acara kajian (ceramah) yang diisi oleh ustaz Indonesia di Masjid Nabawi juga dipenuhi jamaah. Ceramah agama berlangsung usai salah Maghrib, di dekat pintu utama King Fahd (Gate 21).




Jamaah haji menyemut mendengarkan ceramah dari ustaz Indonesia ketika salat Maghrib selesai. Bahkan petugas Masjid Nabawi harus menyediakan speaker tambahan agar suara penceramah bisa didengar dari kejauhan.

Selain di Masjid Nabawi, jaaah Indonesia terlihat wira-wiri di sejumlah tempat ziarah. Mulai dari masjid Quba, Jabal Uhud hingga pemakaman Baqi yang berlokasi di sebelah Masjid Nabawi.

"Setiap awal kedatangan dan sebelum jamaah turun dari bus sudah disampaikan beberapa hal untuk upaya perlindungan diri dan informasi-informasi seputar kondisi masjid Nabawi dan daerah sekitar," kata Jauhari.

Hal ini penting untuk menyiasati kapan waktu yang tepat bagi jamaah menyambangi tempat-tempat ziarah tersebut, termasuk untuk mempersiapkan diri dengan suhu panas Madinah yang melebihi Makkah.  Contohnya, jika mau ke pemakaman Baqi sebaiknya usai salat Subuh. Lantaran cuaca masih nyaman dan lokasinya pun dekat dengan Masjid Nabawi. Jamaah tinggal menuju gate 36 di Nabawi untuk menuju pemakaman tertua di kota Nabi ini.

Sementara jika ingin ke Raudhah maka direkomendasikan waktu yang dipilih sekitar jam 7-8 pagi. Memang pastinya masih terjadi antrean, tetapi setidaknya masih bisa ditolerir.

Sejumlah jamaah masih bingung di masjid Nabawi. Hal itu mungkin lantaran belum terbiasa. Bahkan, jamaah RI dilaporkan masih kerap nyasar.




Akhmad Jauhari mengatakan secara umum patut disyukuri bahwa kondisi pergerakan ataupun kondisi jamaah di Madinah masih terkendali. "Kasus yang muncul ya seputar jamaah yang lupa lokasi hotel. Meskipun jumlahnya tidak sebanyak pada gelombang I," katanya.

Untungnya, sejumlah petugas haji cukup mudah ditemui di area masjid Nabawi yang menjadi pusat aktivitas jamaah selama di Madinah sehingga ketika jamaah nyasar bisa langsung bertanya ke petugas.  Biasanya, petugas haji bisa ditemui di layanan informasi masjid Nabawi di samping Gate 21. Selain itu, di sekitar ring 1 masjid Nabawi, para petugas haji juga cukup sering terlihat untuk bisa ditanya-tanya oleh jamaah haji Indonesia.

Memang, jamaah yang datang ke Madinah saat ini merupakan rombongan jemaah haji gelombang II. Di mana mereka ketika sampat ke Tanah Suci singgah ke Makkah dulu untuk menunaikan rangkaian puncak haji dan baru menuju Madinah. Sebaliknya, jamaah yang masuk gelombang I justru menuju lebih dulu ke Madinah sebelum ke Makkah. Sebab mereka datang lebih awal, jauh sebelum rangkaian puncak haji. (gas/det)




Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to " Madinah Penuh Jamaah Gelombang II, Masih Banyak Yang Kesasar "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel