Catatan Utteng tentang Akal Positif*



“A positive mind finds opportunity and goodness in everything. While a negative mind finds faults and ugliness in everything”

Means: 

Akal positif itu selalu menemukan kesempatan dan kebaikan dalam segala hal. Sementara akal negatif akan selalu menemukan kesalahan dan keburukan dalam segala hal. 

NYC, 13 Juli 2019

* Putra Kajang di kampung Donald.

Foto: Sebuah kehormatan bersilaturrahmi dengan dua “mutiara” bangsa. 

1. Dr. Anies Baswedan, saya tidak ingin menyebutnya politisi (a politician). He is a real rising young, smart, capable leader of our nation Capital Jakarta. And certainly a shining hope for the future leader of our nation. 

Capaian-capaian  beliau sebagai gubernur mungkin tidak hiruk-pikuk di media dan dunia publik. Tapi siapa saja yang membuka mata, khususnya matahati akan melihat itu. 

Satu hal yang paling saya kagumi dari beliau adalah kematangan dalam politik dan demokrasi. Dan tentunya yang terpenting adalah komitmen keagamaan dan keumatan dalam kerangka kebangsaanya. Saya masih mengimpikan Indonesia punya pemimpin yang mumpuni seperti beliau.


2. Dr. Dino Patti Djalal adalah seorang diplomat senior yang ulung, smart, capable, and innovative. 

Beliau adalah diplomat yang sejuta ide dan kreasi yang innovatif. Salah satunya dengan menginisiasi berdirinya IDN (Indonesian Diaspora Networking), Super Mentor, dan sebuah think tank dalam foreign policy. 

Di saat menjabat sebagai Dubes RI di Amerika saya tahu betul kiprah beliau...salah satunya kunjungan pimpinan agama-agama Amerika dan Indonesia ke Palestina dan Jerusalem.  Juga satu hal yang saya kagumi dari beliau adalah terus berkarya untuk bangsa dan negara dalam kapasitas apapun. And yes, we can...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Catatan Utteng tentang Akal Positif*"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel