Meniru Sifat Nabi, Memaafkan Si Penghina Rasul

Andre Taulany dan istri.

HAJIMAKBUL.COM -  Artis Andre Taulany bikin geger lagi. Setelah kerepotan membela istrinya, Erin Taulany, yang dilaporkan polisi karena menghina capres Prabowo Subianto, kini Andre terkena masalah sendiri lantaran dituduh menghina Nabi Muhammad SAW. Selain banjir hujatan, Andre juga dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri.

Merasa terpojok oleh banyaknya hujatan, Andre Taulany buru-buru mendatangi Majelis Ulama Indonesia (MUI). Tujuannya, pertama, untuk menjelaskan duduk perkara yang menjadi masalah dirinya dituduh menghina Nabi SAW. Kedua, dia meminta maaf kepada masyarakat melalui MUI.

Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis yang menerima Andre Taulany sudah menerima penjelasan Andre. Kiai Nafis juga menerima  permintaan maaf terkait ucapan Andre di sebuah stasiun televisi yang dinilai menghina Nabi Muhammad SAW. Namun itu secara pribadi.

Untuk itu KH Cholil Nafismengingatkan soal sifat Nabi Muhammad SAW yang pemaaf. Nabi SAW  memaaafkan siapa pun yang menghina dirinya.

"Kalau kita orang Islam, sebagaimana sifat Nabi Muhammad SAW, Beliau adalah pemaaf," kata Cholil kepada wartawan di Jakarta, Minggu (5/5/2029).

Dan karena sekarang dalam suasana Ramadhan, Kiai Cholil selanjutnya menjelaskan  soal tujuan berpuasa. Menurut Beliau,  tujuan berpuasa adalah melatih emosi. Ini agar kita tidak mudah marah.
Karena itu Beliau mengajak umat Islam agar saling memaafkan. Sebab, kata Kiai Cholil, setiap orang memiliki potensi melakukan kesalahan. Dan kita harus berusaha memaafkannya.

"Besok kita mulai berpuasa. Dan salah satu tujuan berpuasa adalah melatih orang menahan emosinya," kata Kiai Cholil.

"Mari hayati ayat Al Quran. Orang  harus mampu mengendalikan emosi dan memaafkan pada orang lain. Setiap orang pasti punya potensi besar untuk salah, potensi untuk keliru," ujarnya.

Kiai Cholil sendiri mengaku juga akan menerima permintaan maaf seseorang yang melakukan kesalahan karena tidak sengaja.


"Orang minta maaf, karena keteledoran yang dia tidak sengaja, lalu dia minta maaf, kalau saya ya memaafkannya," katanya.

Seperti halnya dengan  Andre Taulany. Dia  meminta maaf kepada umat Islam melalui MUI atas pernyataannya di salah satu stasiun televisi yang dinilai menghina Nabi Muhammad. Dia berharap permohonan maafnya diterima.

"Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, apabila ada canda-candaan saya atau mungkin kata-kata saya yang secara tidak langsung menyakiti perasaan saudara-saudara semua, seluruh umat Islam, saya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas kekhilafan dan juga kelalaian saya yang tanpa saya sengaja," kata Andre di kantor pusat MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/5/2019).

Lawakan Andre yang dipersoalkan adalah saat Andre dan Sule menjadi host dalam sebuah acara televisi. Saat itu Andre dan Sule mewawancarai penyanyi Virzha. Video wawancara mereka kemudian viral di media sosial. Namun  video ini lama sekitar tahun 2017 di mana  saat itu banyak yang tidak tahu dan tidak pula mempersoalkannya. Video ini kemudian muncul bersamaan dengan kasus yang menimpa istrinya yang juga dituduh menghina Prabowo.

Dalam video itu, Sule awalnya bertanya kepada Virzha tentang alasan dirinya merambah bisnis parfum. Virzha mengaku mengagumi Nabi Muhammad SAW yang wanginya seperti 1.000 bunga. Sangat wangi.


"Dulu aku pernah baca kisah  Nabi Muhammad dulu, Beliau tuh aromanya 1.000 bunga, jadi berawal dari situ sih, kalau kita bisa wangi kenapa nggak?" ujar Virzha.

"Wangi, memberikan kenyamanan kepada orang-orang," timpal Sule.

Di sela-sela pembicaraan itu, Andre lalu melontarkan candaan. Candaan itulah yang kemudian dinilai sebagian orang menghina Rasulullah SAW.

"Aromanya 1.000 bunga? Itu badan apa kebon?" ujar Andre.



Ketua Komisi Dakwah MUI KH Cholil Nafis menyebut Andre tidak berniat menghina Nabi Muhammad.

"Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini Mas Andre datang ke MUI. Saya Cholil Nafis, Ketua Komisi Dakwah MUI, mewakili Majelis Ulama, untuk terima beliau (Andre Taulany). Beliau sudah menceritakan tentang beberapa hal yang terjadi bahwa itu tidak ada kesengajaan dan tidak ada niat untuk menghina Rasulullah SAW," ujar Cholil di kantornya, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (4/5/2019).

Atas ucapannya, Andre dipolisikan ke Polda Metro Jaya. Andre sendiri sudah meminta maaf karena ucapannya. Cholil meminta masyarakat membuka pintu maaf untuk Andre.

Namun Tim Hukum PA 212, Dedi Suhardadi yang melaporkan Andre ke Bareskrim ingin proses hukum tetap berjalan.

"Secara pribadi mungkin bisa memaafkan. Tetapi proses hukum ya kita negara hukum, jalan terus gitu loh," kata Dedi di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo No. 3, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (04/05/2019).

Sebagai manusia, Dedi mengaku menerima permintaan maaf Andre. Namun, lanjutnya, masalah sudah masuk ke jalur hukum sehingga biar hukum yang memutuskannya.

Apalagi ini bukan kasus pertama. 
Andre Taulany juga dituduh oleh netizen menghina Ustadz Abdul Somad dan Ustadz Adi Hidayat, dua dai kondang.

Ini juga terkait guyonan Andre kepada Sule saat membahas merek sepatu terkenal. Andre memplesetkan merek sepatu jadi adisomad. 

Istilah sepatu Adisomad yang dikatakan Andre kepada Sule pun ramai komentar di media sosial. 

Benarkah ada niat Andre Taulany menghina dua ustadz kondang itu?

Ketika dihubungi awak media, Andre Taulany mengklarifikasi jika dirinya tak pernah menyebut nama ustaz.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Meniru Sifat Nabi, Memaafkan Si Penghina Rasul"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel