Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ilmu Garpu Tala Ustad Nasrullah untuk Memilih Presiden

Monday, April 15, 2019 | 22:30 WIB Last Updated 2019-04-15T15:30:49Z


HAJIMAKBUL.COM - Ustad Nasrullah sering mendapat pertanyaan dari jamaahnya soal rahasia Magnet Rezeki dan Garpu Tala. Penulis buku best seller Magnet Rezeki ini sudah menggelar camp pelatihan Magnet Rezeki di hampir seluruh daerah di Indonesia. Bahkan di luar negeri.

Berdasarkan testimoni para peserta, sebagian besar sukses menemukan solusi atas masalah yang mereka hadapi, yang seakan sulit diselesaikan. Namun benang kusut terurasi setelah mengikuti camp pelatihan Magnet Rezeki dan Garpu Tala.







Namun ada pula pertanyaan unik yang disampaikan kepada Ustad Nasrullah dan kemudian dimuat di channel Telegram Beliau. Salah satunya soal Pilpres 2019 Rabu 17 April 2019.


Pertanyaan:

 Pak Nas, koq bisa garpu tala untuk memilih presiden?

Jawaban:

Gini. Saya ini peneliti kimia. Yang saya pelajari bertahun-tahun adalah melihat apa yang tidak dilihat orang.

Apa yang saya lihat? Energi. Ya, energi.

Kami belajar hukum Lomonosov-Lavoisier, atau biasa disebut Lavoisier saja, hukum kekekalan energi.

Kami para saintis sudah sepakat : Everything in the universe is energy.





Maka semua teori-teori kami berdasarkan kesepakatan itu. Air adalah energi, yang kami simbolkan H20. Setiap yang ada di bumi ini ada simbol-simbol energinya.

Dan akhirnya anda adalah energi. Saya energi. Aplikasi hape energi. Sinyal adalah energi.

Dan energi, selain kekal juga : satu, sama dan terhubung.

Lalu saya belajar ilmu agama. Yang juga melihat energi. Klop.

Nabi SAW mengatakan dalam setiap huruf ada 10 kebaikan. Alif-lam-mim itu 3 huruf yang berarti 30 kebaikan.

Kalau Anda adalah saya, apa yang Anda artikan? Ya, alif-lam-mim itu mengandung 30 energi.

Kebohongan juga adalah energi. Energi yang berkebalikan dengan energi huruf Al-Qur’an. Seberapa kuatnya kebohongan ditutupi akan terlihat oleh orang yang mampu melihat.

Kemarahan adalah energi. Minuman keras adalah energi. Mencuri adalah energi. Dosa adalah energi.

Maka agama Islam adalah agama yang menganut kebersihan energi, klop banget dengan dunia sains.

Nah, sekarang apa yang terjadi dengan 01 dan 02 di masyarakat. Sederhana. Kegalauan. Kegalauan akan informasi yang menyebar. Dan galau itu adalah energi.

Obatnya, bukan dengan melototi media cetak atau media sosial. Malah yang terjadi makin panas. Panas adalah... energi. Energi ga bagus.

So... saya menawarkan obat.

Obat itu adalah Al-Qur’an.

01 dan 02 itu adalah kumpulan energi. Sangat mudah melihatnya. Konfirmasikan saja menggunakan Al-Qur’an yang energinya masih bergetar hebat hingga sekarang.





01 melekat pada energi apa
02 melekat pada energi apa

Lalu lihat Al-Qur’an. Mereka melekat pada ayat yang mana. Tinggal memilih berdasarkan ayat itu.

Jangan terkecoh dengan informasi. Karena informasi adalah energi yang bercampur dengan energi tidak baik.

Percayalah dengan Al-Qur’an.


Pertanyaan:

Pak Nas, apa dalil garpu tala? Saya belum berani melakukannya, kalau tidak tahu dalilnya.

Jawaban:

Sebenarnya, saya bukan ustadz, bukan ahli agama. Latar belakang saya adalah peneliti di bidang kimia. Saya lulusan UI dan pernah bekerja sebagai asisten profesor di UTM Malaysia. Maka saya biasa menggunakan metode penelitian dalam menilai sesuatu. Ada hipotesa, pengujian, pengolahan data menggunakan statistik, lalu penyajian.

Selain kimia, saya suka dengan ilmu statistik, dengan ilmu itu saya bisa menyimpulkan pola dan kecenderungan sebuah persoalan. Misalnya, percobaan saya lakukan berkali-kali lalu 80% berhasil, maka saya akan sangat percaya diri menyajikannya dalam jurnal ilmiah.





Lalu bagaimana jika 100% berhasil? Wah... saya akan sangat bahagia dengan percobaan itu. Saya akan mengatakan bahwa kesimpulan itu benar 100%. “Pasti pas” kalau bahasa pertamina-nya. “Haqqul yakin” bahasa agamanya.

Ketika menggunakan Garpu Tala memang ayat yg ditemukan kebetulan saja. Kebetulan nge-pas dengan situasi dan kondisi saya. Lalu saya coba, lho koq kebetulannya berkali-kali dan 100% akurat. “Ini mah bukan kebetulan” fikir saya.

Lalu saya coba ke istri, anak, teman, sahabat, lho lho ajaib, akurasinya benar-benar 100%. Kebetulan yang berulang ribuan kali. Insting ilmiah saya mengatakan bahwa metode ini bisa tepat digunakan.

Dari ribuan pengalaman itu, saya menemukan pola-nya, lalu saya simpulkan menjadi sebuah metode bernama GARPU TALA.

*****

Ada yang tidak tepat dalam memahami Garpu Tala yang saya maksud. Ada yang mengemukakan dalil bahwa “membuka Al-Qur’an secara acak tidak diperbolehkan”. Mmm... Garpu Tala intinya bukan itu. 

Garpu Tala merujuk pada percobaan ilmiah. Saat sebuah garpu tala digerakkan, maka garpu tala disebelahnya akan ikut bergerak padahal tidak ada “kabel”nya. Ini disebabkan adanya gelombang yang merambat.

Nah, saat hati galau, gelisah, itu ada energi tidak baik di dalam tubuh. Istilah kami di kimia, ada ion atau radikal bebas, yang mencari keseimbangan. Energi tidak baik itu harus menemukan “rahasia” dari persoalan yang menyebabkan galau hati.

Istilah sederhana saya, hati galau itu energi bubur. Nah dia memerlukan energi berlian, merujuk pada penelitian dr Masaru Emoto tentang energi berlian pada air.

Nah... energi berlian yang tersedia sepanjang masa adalah Al-Qur’an. Wa kadzalika awhayna ilayka ruuhan min amrina. “Demikianlah kami wahyukan kepadamu RUH (tak berbentuk) dari sisi Kami”

Fisiknya memang lembaran kertas, tapi dunia quantumnya, ada energi yang Allah tanam di ayat demi ayat dalam Al-Qur’an.

Al-Qur’an sebagai syifa (obat) juga sudah kita sepakati bersama. Maka dengan treatmen tertentu, Al-Qur’an akan menjadi obat bagi hati yang galau. Energi bubur akan tenang bertemu dengan energi berlian.





Lalu, saya kembangkanlah metode Garpu Tala itu. Mentransfer energi berlian ke jiwa yang sedang galau dan perlu jawaban.

*****

Awal mula Garpu Tala sebenarnya pada saat saya membantu seorang ibu yang mau bunuh diri, saya coba menggunakan Al-Qur’an karena tidak ada metode lain yang tersedia saat itu. Dia di Solo, saya di Depok.

Saya sudah menceritakan kisah ini di 2 buku saya: Rahasia Magnet Rezeki dan Diary Garpu Tala (tenang saja, saya tidak promosi, semua royalti buku sudah saya wakafkan 100%).

Ajaibnya, sang ibu sembuh. Dan mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Ah... ini kebetulan. Saya cukup kagum sekali.





Tapi setelah itu, metode ini saya gunakan untuk diri saya yang sedang galau-galaunya menghadapi “hutang” atau amanah bermilyar-milyar.

Dan... seperti yang saya tulis di atas... akurasinya 100% dan sangat membantu saya menyelesaikan amanah saya.

Maka... kebetulan itulah yang saya rasa sebagai amanah baru untuk saya dalam mengajarkan ilmu dan metode ini.

Disebut metode, karena memang ada metodenya ya... ada langkah-langkahnya. Ada pemahaman yang dibangun sebelum menemukan sebuah ayat. 

(Sumber: Telegram Ustad Nasrullah-Magnet Rezeki)
×
Berita Terbaru Update