Buku Baru dari Sinta Yudisia: Antara Andromeda dan Haura


Judul: Single In Love
Penulis : Sinta Yudisia
Halaman : -+ 220 Halaman



HAJIMAKBUL.COM -
Tidak, tidak untuk membandingkan dua wanita. Karena wanita mana yang mau dibanding-bandingkan, sekalipun dengan bayangannya sendiri. Wanita makhluk multitalent, selain perannya sebagai istri, ibu, bahkan masih aktif dalam pekerjaannya, dalam organisasinya, bahkan masyarakat dan Negara.

Jika berbicara tentang wanita, hanya satu rumus suksesnya "beri ia tempat yang terbaik". Sepelik apapun masalah, sesulit apapun keputusan yang harus dipilih, sekeras pemikirannya serta selembut kasih sayang dan seluas samudera maafnya, dan semua itu ada dalam satu paket yang penuh cinta.
.
"Kau tahu kan, kalau wanita tanpa dicintai dan dihargai, bersiaplah hidup dalam kemarau panjang. Hari-harimu akan gersang. Walau bagi laki-laki juga sama, hidup tak bisa untuk diri sendiri, ada pasangan jiwa lewat janji suci yang kini menjadi istri kemudian kau ajak berlabuh, dan ada anak-anak yang juga menjadi tanggung jawab. Janganlah asyik sendiri!"
.
Seperti pepatah, "Tak ada asap kalau tidak ada apinya." Artinya tidak ada akibat tanpa sebab. Asap hanya akibat. Sebabnya adalah api.
.
Begitupun masalah rumah tangga, ada percikan api kecil yang lama-lama membakar keharmonisan, ketenangan dan kepercayaan.

Seperti Andromeda dalam Novel Single In Love, yang tetap dengan keputusannya. Keras, namun tetap berusaha memberi yang terbaik untuk keluarga rapuhnya. Walau semua keputusan ada resiko dan juga luka yang tak bisa diobati. Mengembalikan keadaan seperti sedia kala, tak semudah itu. Ada kepingan hati yang mungkin butuh waktu untuk menatanya kembali.
.
Lain Andromeda, lain pula Haura. Sosoknya nyata, seperti cintanya yang nyata pada keluarganya. Pengorbanannya bukan hanya menitikkan bulir bening dan merembes sampai hati. Ketegaran wanita di masa kini, mungkin tak semua wanita bisa melewati ujian demi ujian sepertinya. Jika ditanya apa kekuatan terbesarnya melewati ujian hidup, yaitu KEIKHLASAN.

Begitulah.

Menemukan cinta, menikah dengan orang yang diinginkan, adalah dambaan setiap insan. Bagi perempuan, memiliki suami yang mampu menjadi qowwam dan imam dalam segala kriteria, adalah impian. Andromeda dan Venna, dua kakak beradik yang sukses secara karier pun memilikinya. Tapi entah mengapa, memiliki pasangan jiwa tidak selalu menimbulkan kebahagiaan.

Apakah suami menunjukkan superioritas ketika menghadapi istri yang melaju dalam kesuksesan? Takut akan keberhasilan dan dominasi perempuan? Apakah lelaki selalu memiliki insting berkuasa dalam segala medan kehidupan?

Kata Orion si bungsu, “lelaki itu sebetulnya punya perasaan lebih peka dari perempuan. Kalau mereka berkata terserah kepada istri, belum tentu maknanya betul-betul terserah. Itu dikatakan supaya tidak menyakiti perasaan istri. Lelaki lebih sensitif!”

Sendiri kadang terasa lebih menentramkan dibanding bersama.
Single adakalanya lebih menenangkan daripada couple yang dipenuhi perselisihan, adu pendapat, pengorbanan, sikap mengalah. Setiap manusia punya garis takdir masing-masing untuk menetapkan dirinya tetap utuh berdua, atau memilih sendiri berpisah. Hanya saja, sampai di titik mana keputusan untuk tetap bersama atau harus berpisah menjadi sebuah garis final?

Penasaran dengan novel Single In Love atau buku Bidadari Untuk Dewa. Ada paket special di www.kmostore.com




Pemesanan : http://wa.me/6283128943191
👇
http://wa.me/6283128943191


Salam KMO

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Buku Baru dari Sinta Yudisia: Antara Andromeda dan Haura "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel