140.936 Paspor Haji Selesai, Selanjutnya Dipakai Rekam Biometrik


HAJIMAKBUL.COM -  Para calon jamaah haji akan sibuk mengurus  paspor hingga perekaman biometrik. Untuk perekaman biometrik di Kantor VFS Tasheel yang ditunjuk Pemerintah Arab Saudi calon jamaah harus menunjukkan paspor.
Dokumen jamaah haji Indonesia itu hingga sekarang dalam proses pengerjaan. Sampai Rabu  20 Maret 2019 total sudah lebih 140ribu paspor jamaah yang sudah selesai dikerjakan. Selanjutnya paspor akan diserahkan ke calon jamaah untuk pengurusan rekam biometrik.
“Jumlah semuanya  sebanyak 140.936 paspor jamaah haji Indonesia yang sudah diterbitkan,” kata Kasubdit Dokumen Haji Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri, Nasrullah Jasam, saat ditemui di Jakarta, Rabu (20/03/2019).
Paspor tersebut, kata Nasrullah, dibagikan kembali ke jamaah haji untuk proses perekaman biometrik. Setelah proses biometrik selesai, paspor jamaah kembali dikumpulkan ke Subdit Dokumen melalui Kantor Kemenag Kabupaten/Kota.
Menurut Nasrullah, sampai  saat ini, sudah 6.531 jamaah haji Indonesia yang sudah melakukan proses rekam biometrik. Sebagian besar provinsi sudah mulai melakukan perekaman data biometrik secara bertahap. Provinsi terbanyak adalah Provinsi Jawa Barat.
“Rekam biometrik terus berlangsung. Jamaah yang sudah memiliki paspor akan datang ke VFS Tasheel terdekat untuk melakukan perekaman sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Selain pengurusan paspor, Subdit Dokumen Haji tengah melakukan scanning lembar setoran awal. Proses ini diperlukan untuk bahan verifikasi lembar pelunasan.
"Lembar setoran awal ini kami scan untuk diverifikasi dengan lembar pelunasan yang diberikan jamaah usai melunasi biaya haji,” tandasnya.

Lokasi Rekam Biometrik

Lokasi perekaman biometrik berada di kantor cabang VFS Tasheel di seluruh Indonesia. Lokasi itu antara lain:

1. Jakarta:


A. Pasar Raya Blok M - Lantai 1 (Jalan Sultan Iskandarsyah II No. 1, Rt.03/Rw.01 Melawai Kebayoran Baru Jakarta Selatan, DKI Jakarta Indonesia)


B. Cipinang Indah Mall - Lantai Dasar (GF)(Jalan Raya Kalimalang No.kav. 88, RT.18/RW.3, Pondok Bambu, Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta Indonesia)


C. Epiwalk - Lantai 2 (Kawasan Rasuna Epicentrum, Jalan HR. Rasuna Said, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12940)

2. Bandung:

Click Square Mall (Jalan Naripan No.89, Kb. Pisang, Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat Indonesia)


3. Surabaya: 

BG Junction  (Jalan Bubutan No.1-7, Bubutan, Kota Surabaya, Jawa Timur Indonesia)

4. Medan:

Cambridge City Square - Lantai Dasar (Jalan S. Parman, Petisah Tengah, Kota Medan, Sumatera Utara Indonesia)


5. Makassar:


VFS Tasheel - Front of Hotel The Rinra (Jalan H.M Daeng Patompo Panambungan, Mariso, Makassar , 90134, Sulawesi Selatan)

6. Balikpapan:

Balikpapan Ocean Square - Lantai 3A (Jl. Jenderal Sudirman, Klandasan Ilir, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur Indonesia)

7. Banda Aceh: 

Gedung Pasar Atjeh - Lantai III(JL. Diponegoro, Gapong Baru, kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh Indonesia)


Tata Cara

Menurut Kasubdit Dokumen Haji Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri Nasrullah Jassam di Jakarta, Senin (11/3/2019), perekaman biometrik jamaah haji Maluku Tenggara Barat sudah mulai Senin pagi. Demikian juga dengan sekitar 85 jamaah haji di Ambon. 


Nasrullah mengatakan, meski dibuka mulai Senin kemarin namun belum semua kantor layanan VFS Tasheel sudah melakukan perekaman. Saat ini, total ada 34 kantor layanan VFS di 34 titik, kecuali Provinsi Papua, Papua Barat, dan Maluku Utara. Mereka juga sedang menambah tujuh titik layanan lagi, yaitu di Solo, Semarang, Cirebon, Serang, DI Yogyakarta, Pekanbaru, dan Palembang.

“Proses perekaman berbasis manifest daftar jamaah haji yang diterbitkan oleh Kemenag. Manifest itu diserahkan ke pihak VFS Tasheel untuk dilakukan input data,” ujarnya.

VFS Tasheel selanjutnya akan membuat jadwal perekaman. Jamaah lalu datang ke kantor VFS Tasheel sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Untuk memudahkan layanan jamaah, lanjut Nasrullah, Kemenag sudah menyampaikan usulan kepada VFS Tasheel untuk menambah titik layanan lagi di 120 lokasi yang tersebar di kabupaten/kota pada provinsi dengan jamaah banyak dan lokasinya jauh.

Misalnya, di pulau Jawa, Sumut, Sulsel, dan beberapa daerah kepulauan. VFS Tasheel merespon positif usulan ini dan akan mengkajinya. VFS Tasheel juga akan membuka layanan bergerak atau mobile services.

"Untuk wilayah seperti Papua, kemungkinan layanan bukan dalam bentuk kantor tapi dalam bentuk bio mobile," tuturnya.

"Layanannya mirip dengan layanan perpanjangan sim keliling," sambungnya.

Pada 25 Februari 2019, Ditjen PHU telah merilis jamaah haji yang berhak melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH)  1440H/2019M. Hal teknis terkait rekam biometrik ini, kata Nasrullah, akan disampaikan oleh bidang haji di masing-masing Kanwil Kemenag Provinsi dan Kasi Haji Kankemenag Kab/Kota. (hud)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "140.936 Paspor Haji Selesai, Selanjutnya Dipakai Rekam Biometrik"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel